Senin, 16 Januari 2017

CABANG PON XIX (RUGBI)

Rugbi 7 pada Pekan Olahraga Nasional XIX


Rugbi 7
pada Pekan Olahraga Nasional XIX
Rugby union pictogram.svg
Tempat Lapangan Pusdikjas Kodiklat TNI-AD , Kota Cimahi
Tanggal 10 September 2016
Total atlet 165 dari 7 provinsi
Cabang olahraga Rugbi 7 pada Pekan Olahraga Nasional XIX digelar pada 10 September 2016 di Lapangan Pusdikjas Kodiklat TNI-AD , Kota Cimahi, Jawa Barat. 7 tim putra dan 4 tim putri berpartisipasi.[1]

Jadwal

Sebanyak 23 pertandingan akan dilaksanakan dalam satu hari pertandingan pada tanggal 10 September 2016.[1]

Format Kompetisi

Tim Putra

Tim Putri

Medali

Perolehan medali

Legenda
  Provinsi tuan rumah ditandai dengan warna lavender biru
Per. Provinsi Medali emas Emas Medali perak Perak Medali perunggu Perunggu Jumlah
1  Papua 2 0 0 2
2  DKI Jakarta 0 1 0 1
 Kalimantan Timur 0 1 0 1
4  Jawa Barat 0 0 2 2
Total 2 2 2 6

Peraih medali

Nomor Medali emas Emas Medali perak Perak Medali perunggu Perunggu
Putra
detail
 Papua
 Kalimantan Timur
 Jawa Barat
Putri
detail
 Papua
 DKI Jakarta
 Jawa Barat

CABANG PON XIX (SOFT TENIS)

Soft Tenis


logo soft tenis
Soft Tenis adalah olah raga permainan bola kecil yang mirip dengan tenis lapangan yang pertama kali dikembangkan di Jepang pada tahun 1885. Lapangan yang digunakan sama dengan lapangan tenis biasa, sedangkan raketnya biasanya berukuran lebih kecil dan bobot yang lebih ringan. Yang paling menonjol perbedaannya adalah penggunaan bola karet yang lentur dan lebih ringan dibanding bola tenis biasa yang keras dan memiliki kecepatan yang sangat tinggi apabila dipukul. Dengan bola yang lebih ringan dan lentur pantulan bola tidak akan jauh dari garis lapangan permainan sehingga secara fisik tidak menguras tenaga yang lebih banyak jika dibandingkan dengan tenis biasa. Keunggulan inilah yang mengakibatkan soft tenis sangat cocok untuk olahraga permainan bagi anak-anak hingga orang tua.

Perbedaan dengan tenis biasa

  • Bola yang digunakan lebih ringan
  • Raket yang digunakan berukuran lebih kecil dan ringan

Keuntungan soft tenis

  • Bola yang ringan membuat pantulan tidak sejauh tenis biasa, sehingga permainan ini tidak menguras tenaga dibanding tenis biasa.
  • Raket lebih ringan sehingga bisa dimainkan dengan lebih mudah bagi anak-anak dan orang tua.
  • Tidak memerlukan lapangan khusus karena menggunakan lapangan tenis biasa.

CABANG PON XIX (MUAY THAI)

Muay Thai


Muay Thai
Tinju Thai
(มวยไทย)
Muay logo.jpg
Logo praktisi Muay Thai
High kick block.jpg
Juga dikenal sebagai Thai Boxing, Thai Kickboxing, Tharshanning
Fokus Pukulan, Tendangan, Siku dan serangan lutut
Negara asal  Thailand
Praktisi terkenal Tony Jaa, Anderson Silva, Saenchai, Buakaw Por.Pramuk, Diesel Noi, Apidej Sit Hrun, Ramon Dekkers, Gina Carano, Alistair Overeem, Mauricio Rua, Wanderlei Silva, Thiago Alves
Orang tua Muay Boran, Krabi Krabong
Olahraga olimpik Bukan
Situs resmi wmcmuaythai.org
Muay Thai atau Tinju Thai (bahasa Thai: มวยไทย, IPA: [muɛ̄j tʰɑ̄j]) adalah seni bela diri keras dari Kerajaan Thai. Muay Thai mirip dengan gaya seni bela diri lain dari Indocina, seperti pradal serey dari daerah Kamboja, Tomoi dari daerah Malaysia, lethwei dari daerah Myanmar dan Muay Lao dari daerah Laos. Muay Thai adalah olahraga nasional Kerajaan Thai dan turunan dari bela diri kuno Muay Boran. Sekilas Muay Thai dan Kickboxing memiliki teknik pertarungan yang hampir sama.

Etimologi

Kata Muay berasal dari bahasa Sanskerta "mavya" ("tinju bela diri") dan Thai berasal dari kata "Tai" ("suku Thai"). Muay Thai disebut sebagai "Seni Delapan Tungkai" atau "Ilmu Delapan Tungkai" karena tehniknya sangat sarat menggunakan pukulan, tendangan, siku dan serangan lutut, sehingga penggunaan delapan "titik kontak", yang berbeda dengan tehnik "dua poin" (tinju) di tinju gaya Barat dan "empat poin" (tangan dan kaki) yang digunakan dalam seni bela diri yang berorientasi olahraga. Seorang praktisi Muay Thai dikenal sebagai nak Muay , sedangkan praktisi Barat, kulit putih atau non-Asia Tenggara kadang-kadang disebut nak Muay farang, yang berarti "petinju asing".

Asal-usul

Petarung Muay Thai sembahyang sebelum pertarungan.
Berbagai bentuk kickboxing telah lama dipraktikkan di seluruh daratan Asia Tenggara. Berdasarkan kombinasi dari Cina dan seni bela diri India,[1] praktisi Muay Thai mengklaim bahwa Muay Thai telah ada selama dua ribu tahun. Di Kerajaan Thai, Muay Thai berevolusi dari Muay Boran ("tinju kuno"), sebuah metode pertempuran tangan kosong yang mungkin telah digunakan oleh tentara bangsa Siam setelah kehilangan senjata mereka di pertempuran. Beberapa juga percaya bahwa militer bangsa Siam kuno menciptakan Muay Thai dari seni berbasis senjata Krabi krabong tetapi yang lain berpendapat bahwa keduanya dikembangkan bersamaan satu sama lain. Krabi Krabong tetap merupakan pengaruh penting pada Muay Thai seperti dapat dilihat pada beberapa teknik tendangan, pitingan dan gerakan-gerakan dalam wai khru yang memiliki asal usul mereka dalam pertempuran bersenjata.
Muay Boran, dan setelah itu Muay Thai, awalnya disebut "dhoi muay" atau hanya "Muay". Selain digunakan sebagai teknik pertempuran praktis untuk digunakan dalam perang yang sebenarnya, "Muay" kemudian menjadi sebuah olahraga di mana dua lawan bertempur di depan penonton yang pergi untuk melihat hiburan. Kontes "Muay" ini berangsur-angsur menjadi bagian integral dari perayaan festival lokal negeri Siam, khususnya yang diadakan di kuil persembahyangan Hindu-Buddha. "Muay" bahkan digunakan sebagai hiburan bagi raja-raja Siam. Akhirnya, para petarung yang sebelumnya bertelanjang tangan mulai mengenakan tali rami panjang di sekitar tangan dan lengan. Jenis pertandingan pertunjukan ini disebut muay kaad cheuk (Aksara Thai: มวยคาดเชือก).
"Muay" secara bertahap kemudian menjadi cara yang mungkin untuk mencapai kemajuan hidup pribadi, karena para bangsawan semakin menghormati para praktisi seni "Muay" yang terampil dan mengundang petarung yang terpilih untuk datang dan tinggal di istana kerajaan untuk mengajarkan "Muay" kepada staf rumah tangga kerajaan, prajurit, pangeran atau pengawal pribadi sang raja.[butuh rujukan] "Muay kerajaan" ini disebut muay luang (มวยหลวง). Beberapa waktu dalam periode Kerajaan Ayutthaya, satu peleton pengawal kerajaan didirikan, yang tugasnya adalah untuk melindungi raja dan negara. Mereka dikenal sebagai "Grom Nak Muay" (Resimen Petarung Muay). Tradisi "Muay" sebagai pelindung kerajaan ini berlanjut sampai masa pemerintahan dari Raja Rama V (1868 – 1910) dan Rama VII (1925 – 1935).

Teknik bertarung

Petarung melakukan ritual Wai Khru Ram Muay sebelum pertandingan Muay Thai.
Teknik formal Muay Thai dibagi menjadi dua kelompok: "Mae Mai" atau "teknik utama" dan "Luk Mai" atau "teknik minor". Muay Thai sering merupakan seni tempur kontak penuh, dimana lawan saling bertukaran pukulan dengan satu sama lain. Hal ini tentunya adalah berdasar penataan gaya tradisional di Kerajaan Thai, tetapi merupakan suatu bentuk bela diri yang kurang populer dalam sirkuit dunia bela diri kontemporer di mana gaya bertukar pukulan dengan pukulan ala Thai dianggap tidak lagi menguntungkan. Hampir semua teknik dalam Muay Thai menggunakan gerakan seluruh tubuh, memutar pinggul dengan setiap tendangan, pukulan, siku dan tangkisan.

Pukulan (Chok)

Pertandingan Muay Thai di Bangkok, Kerajaan Thai.
Istilah Indonesia Thai Transliterasi IPA
Jab Pukulan pendek หมัดตรง Mud Trong mɑd troŋ
Hook Pukulan belok หมัดเหวี่ยงสั้น Mud Wiang San mɑd wɪɑŋ sɑn
Swing Pukulan ayun หมัดเหวี่ยงยาว Mud Wiang Yao mɑd wɪɑŋ jɑːo
Spinning Backfist Pukulan ke belakang berputar หมัดเหวี่ยงกลับ Mud Wiang Glub mɑd wɪɑŋ ɡlɑb
Uppercut Pukulan ke atas หมัดเสย ( หมัดสอยดาว ) Mud Seuy mɑd sɣɪ
Cobra Pukulan kobra กระโดดชก Kra-dod Chok ɡrɑ doːd tʃoɡ
Teknik pukulan dalam Muay Thai awalnya cukup sederhana menjadi serangan menyilang dan panjang (atau malas) yang melingkar yang dilakukan dengan lengan lurus (tapi tidak terkunci) dan mendarat dengan tumit telapak tangan. Pengawinan-silang dengan tinju ala Barat dan seni bela diri Barat menjadikan adanya jarak pukulan tinju penuh gaya barat yang sekarang digunakan: jab, kanan lurus / silang, hook, pukulan ke atas, pukulan sodok dan pukulan pilin dan atas tangan, serta kepalan tangan dan pukulan ke belakang.
Sebagai taktik, meninju tubuh jarang digunakan dalam Muay Thai dibandingkan seni bela-diri menyerang yang lain untuk menghindari mengekspos kepala penyerang dan membalas serangan dari lutut atau siku. Untuk memanfaatkan jarak poin sasaran, sesuai dengan teori garis tengah, petarung bisa menggunakan gaya berdiri ala Barat atau Thai yang memungkinkan eksekusi serangan jarak panjang atau serangan jarak pendek secara efektif tanpa mengorbankan pertahanan.

Siku lengan (Tee sok)

Siku lengan dapat digunakan dalam beberapa cara sebagai senjata serangan: horisontal, diagonal-ke atas, diagonal-ke bawah, pukulan ke atas, ke bawah, ke belakang-berputar dan terbang. Dari sisi samping sikut dapat digunakan sebagai jurus penghabisan atau sebagai cara untuk memotong pelipis lawan sehingga darah bisa menghalangi pandangannya. Siku diagonal lebih cepat dari bentuk-bentuk serangan sikut lain, tetapi kurang kuat.
Istilah Indonesia Thai Transliterasi IPA
Elbow Slash Bantingan siku ศอกตี Sok Tee sɔ̀ːk tīː
Horizontal Elbow Siku horisontal ศอกตัด Sok Tud sɔ̀ːk tàd̥
Uppercut Elbow Siku ke atas ศอกงัด Sok Ngud sɔ̀ːk ŋád̥
Forward Elbow Thrust Dorongan siku ke depan ศอกพุ่ง Sok Poong sɔ̀ːk pʰûŋ
Reverse Horizontal Elbow Siku horisontal ke belakang ศอกเหวี่ยงกลับ Sok Wiang Glub sɔ̀ːk wìːaŋ klàb̥
Spinning Elbow Siku berputar ศอกกลับ Sok Glub sɔ̀ːk klàb̥
Elbow Chop Pukulan-potong siku ศอกสับ Sok Sub sɔ̀ːk sàb̥
Double Elbow Chop Pukulan-potong ganda siku ศอกกลับคู่ Sok Glub Koo
Mid-Air Elbow Strike Serangan udara sikut กระโดดศอก Gra-dode Sok
Terdapat perbedaan yang jelas antara serangan siku tunggal dan serangan lanjutannya. Serangan siku tunggal adalah sebuah gerakan siku yang independen dari gerakan lainnya, sedangkan serangan siku lanjutan adalah serangan kedua dari lengan yang sama, menjadi hook atau pukulan lurus dengan serangan siku sebagai lanjutan. Serangan siku tersebut, dan serangan siku lainnya, digunakan ketika jarak antara petarung menjadi terlalu pendek dan ruang gerak terlalu kecil untuk melempar hook ke kepala lawan. Siku juga dapat digunakan sebagai tangkisan atau pertahanan yang sangat efektif terhadap, misalnya, serangan lutut-lompat, serangan lutut samping-tubuh, tendangan atau pukulan.

Tendangan (Tae)

Istilah Indonesia Thai Transliterasi
Straight Kick Tendangan lurus เตะตรง Tae Trong
Roundhouse Kick Tendangan putar เตะตัด Tae Tud
Diagonal Kick Tendangan diagonal เตะเฉียง Tae Chiang
Half-Shin, Half-Knee Kick Tendangan tulang-kering, Tendangan setengah lutut เตะครึ่งแข้งครึ่งเข่า Tae Krueng Kheng Krueng Kao
Spinning Heel Kick Tendangan tumit berputar เตะกลับหลัง Tae Glub Lang
Down Roundhouse Kick Tendangan putar ke bawah เตะกด Tae Kod
Axe Heel Kick Tendangan tumit kapak เตะเข่า Tae Khao
Jump Kick Tendangan loncat กระโดดเตะ Gra-dode Tae
Step-Up Kick Tendangan naik เขยิบเตะ KhaYiep Tae
Dua tendangan yang paling umum di Muay Thai dikenal sebagai teep (harfiah "jab kaki") dan teh chiang (menendang ke atas dalam bentuk segitiga memotong di bawah lengan dan rusuk) atau "tendangan sudut". Tendangan sudut Muay Thai menggunakan gerakan rotasi dari seluruh tubuh dan telah banyak digunakan oleh praktisi seni bela diri lainnya. Hal ini terlihat serupa dengan tendangan putar karate, tetapi menghilangkan rotasi kaki bagian bawah dari lutut yang digunakan dalam seni bela diri menyerang seperti kebanyakan karate atau taekwondo karena seperti Kyokushin, Goju, dan Kenpo tendangan ini dilakukan dari suatu sikap melingkar, dengan kaki belakang hanya sedikit bergerak ke belakang, dibandingkan naluri bela diri tubuh bagian atas (tinju).
Gaya ini memiliki risiko tambahan di mana pangkal paha akan rentan pada setiap waktu yang berlawanan dengan prinsip Karate dan Tae Kwon Do secara umum kecuali untuk saat yang singkat setelah tendangan. Tendangan sudut mengumpulkan kekuatan sepenuhnya dari pergerakan rotasi tubuh, yaitu bagian pinggul. Diperkirakan banyak petarung menggunakan konter-rotasi dari lengan untuk meningkatkan kekuatan tendangan ini, tetapi dalam kenyataan kekuatan datang dari pinggul, dan lengan diletakkan dalam posisi tersebut untuk membebaskan serangan dari halangan.
Jika tendangan putar ini dicoba oleh lawan, petarung Muay Thai biasanya akan menangkis dengan tendangan tulang keringnya. Petarung Thai dilatih untuk selalu menangkis dan menyerang dengan tulang kering. Kaki berisi banyak tulang halus dan jauh lebih lemah. Seorang petarung mungkin malah akan menyakiti dirinya sendiri jika ia mencoba untuk menyerang dengan kakinya atau kura-kura kaki.
Muay Thai juga mencakup macam tendangan lain seperti tendangan samping dan tendangan ke-belakang berputar. Tendangan-tendangan ini hanya digunakan dalam serangan oleh beberapa petarung tertentu.

Dengkul / lutut (Tee kao) [2]

Istilah Indonesia Thai Transliterasi
Straight Knee Strike Serangan lutut lurus เข่าตรง Kao Trong
Diagonal Knee Strike Serangan lutut diagonal เข่าเฉียง Kao Chiang
Curving Knee Strike Serangan lutut melengkung เข่าโค้ง Kao Kong
Horizontal Knee Strike Serangan lutut horisontal เข่าตัด Kao Tud
Knee Slap Tepak lutut เข่าตบ Kao Tob
Knee Bomb Bom lutut เข่ายาว Kao Youwn
Jumping Knee Lutut lompat เข่าลอย Kao Loi
Step-Up Knee Strike Serangan lutut naik เข่าเหยียบ Kao Yiep
  • "Kao Dode" (Serangan lutut lompat) – petarung melompat dengan satu kaki dan menyerang dengan lutut kaki tersebut.
  • "Kao Loi" (Serangan lutut terbang) – petarung mengambil langkah, melompat ke depan dan dari satu kaki menyerang dengan lutut kaki tersebut.
  • "Kao Tone" (Serangan lutut lurus) – petarung hanya menyodor lutut ke depan tetapi tidak ke atas, kecuali ia memegang kepala lawan ke bawah dalam pitingan dan berniat untuk mendengkul ke atas, ke wajah lawan. Menurut salah satu sumber tertulis, teknik ini agak lebih baru dibanding "Kao Dode" atau "Kao Loi".[butuh rujukan]
Seharusnya, ketika petarung Muay Thai tradisional bertarung dengan tangan terikat tali (bukan sarung tinju petarung modern), teknik khusus ini akan berpotensi untuk melukai dengan cara memotong dan menyilet oleh lawan waspada yang akan mem-blok atau menangkis dengan "sarung tangan-tali" yang bertepi tajam yang kadang-kadang dicelupkan ke dalam air untuk membuat tali lebih kuat. Hal ini juga berlaku untuk beberapa serangan lutut.
Dalam sebuah episode acara televisi Amerika Serikat Fight Science, seniman bela diri menggunakan tehnik tendangan paling kuat mereka pada boneka uji-kecelakaan untuk menguji kekuatan serangan mereka. Acara ini membandingkan kekuatan rusak tendangan-sisi karate, tendangan terbang ganda Cina, tendangan belakang berputar taekwondo dan serangan lutut Muay Thai yang dilakukan oleh juara Muay Thai Melchor Menor. Dalam hal kekuatan, tenaga, kerusakan dan depresi dada yang diakibatkan tendangan, serangan lutut Muay Thai mengakibatkan daya yang paling besar dari semua teknik tersebut.

Dorongan kaki (teep)

Dorongan-kaki atau secara harfiah "jab kaki" adalah salah satu teknik dalam Muay Thai. Hal ini terutama digunakan sebagai teknik defensif untuk mengendalikan jarak atau serangan tangkisan. Dorongan-kaki harus dilancarkan dengan cepat tetapi dengan kekuatan yang cukup untuk menjatuhkan lawan dari keseimbangan.
Istilah Indonesia Thai Transliterasi IPA
Straight Foot-Thrust Dorongan-kaki lurus ถีบตรง Teep Trong tʰìːb̥ tròŋ
Sideways Foot-Thrust Dorongan-kaki menyamping ถีบข้าง Teep Kang tʰìːb̥ kʰâːŋ
Reverse Foot-Thrust Dorongan-kaki balik ถีบกลับหลัง Teep Glub Lang tʰìːb̥ klàb̥ làŋ
Slapping Foot-Thrust Dorongan-kaki cepat ถีบตบ Teep Tob
Jumping Foot-Thrust Dorongan-kaki lompat กระโดดถีบ Gra-dode Teep kràʔ dòːd̥ tʰìːb̥

Peraturan

Muay Thai dipraktikkan di berbagai negara dan terdapat peraturan yang berbeda-beda tergantung di negara mana pertarungan berlangsung dan di bawah peraturan organisasi apa pertandingan tersebut diatur. Berikut ini adalah pranala ke bagian aturan resmi dari Sports Authority of Thailand (Otoritas Olahraga Pemerintah Kerajaan Thai).

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  • Kraitus, Panya (1992), Muay Thai The Most Distinguished Art of Fighting, Phuket: Transit Press, ISBN 974-86841-9-9
  • Boykin, Chad (2002), Muay Thai Kickboxing - The Ultimate Guide to Conditioning, Training and Fighting, Boulder, CO: Paladin Press, ISBN 1-58160-320-7
  • Belmar, Peter (2006), Thai Kickboxing For Beginners, New York, NY: Lulu Press, ISBN 978-1-4116-9983-0
  • Prayukvong, Kat (2006), Muay Thai: A Living Legacy, Bangkok, Thailand: Spry Publishing Co., Ltd, ISBN 974-92937-0-3

CABANG PON XIX (ARUNG JERAM)

Arung jeram pada Pekan Olahraga Nasional XIX

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Woodball
pada Pekan Olahraga Nasional XIX
Pon logo 1.gif
Tanggal 17-20 September 2016
Cabang olahraga arung jeram Pekan Olahraga Nasional XIX akan dilaksanakan di Sungai Cimandiri dan Cicatih, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dari tanggal 17 sampai 20 september 2016.[1] Sebanyak 21 provinsi akan berlaga di empat kategori : sprint, head to head, slalom, dan down river race untuk 4 dan 6 kru putra dan putri. [2]

Jadwal

Tanggal Nomor
17 September Sprint race R4 putra
Sprint race R4 putri
H2H Race R4 putra
H2H Race R4 putri
18 September Sprint race R6 putra
Sprint race R6 putra
H2H Race R6 putra
H2H Race R6 putri
19 September Slalom Race R4 Putra
Slalom Race R4 Putri
Slalom Race R6 Putra
Slalom Race R6 Putri
20 September Down rive race R4 Putra
Down rive race R4 Putri
Down rive race R6 Putra
Down rive race R6 Putri

Peserta

Provinsi Sprint Head to head Slalom Down river race Total
R4 Pa R4 Pi R6 Pa R6 Pi R4 Pa R4 Pi R6 Pa R6 Pi R4 Pa R4 Pi R6 Pa R6 Pi R4 Pa R4 Pi R6 Pa R6 Pi
 Aceh



X


X






2
 Banten X X X X X X X X







8
 Bengkulu X X X







X X X X X 8
 DI Yogyakarta X


X X X

X X




6
 DKI Jakarta X

X

X X X X X

X

8
 Jambi X
X
X X X X
X
X



8
 Jawa Barat
X X
X

X X



X X X 8
 Jawa Tengah

X X



X X

X X X X 8
 Jawa Timur X
X



X
X
X X X X
8
 Kalimantan Timur X

X
X X

X X X X


8
 Kalimantan Utara



X


X
X


X
4
 Lampung
X
X X X X




X
X X 8
 Nusa Tenggara Barat
X

X
X X



X X X X 8
 Papua

X




X
X
X


4
 Riau X
X


X
X






4
 Sulawesi Selatan X X X







X X
X X 7
 Sulawesi Tengah X
X
X
X








4
 Sulawesi Utara




X
X X X X
X
X X 8
 Sumatera Barat




X






X

2
 Sumatera Selatan
X
X
X

X
X X X X X
9
 Sumatera Utara
X
X X
X
X X X X



8
Total (21 Provinsi) 10 8 10 7 10 8 10 7 10 8 8 7 10 8 10 7

Medali

Perolehan medali

Legenda
  Provinsi tuan rumah ditandai dengan warna lavender biru
Per. Provinsi Medali emas Emas Medali perak Perak Medali perunggu Perunggu Jumlah
1  Banten 3 3 1 7
2  Jawa Timur 3 2 3 8
3  Jawa Barat 2 4 2 8
4  Jawa Tengah 2 4 0 6
5  Kalimantan Timur 2 1 1 4
6  Kalimantan Utara 2 0 2 4
7  DKI Jakarta 2 0 1 3
8  Sumatera Utara 0 2 3 5
9  DI Yogyakarta 0 0 1 1
9  Lampung 0 0 1 1
9  Nusa Tenggara Barat 0 0 1 1
Total 16 16 16 48

Peraih medali

Sprint

Nomor Medali emas Emas Medali perak Perak Medali perunggu Perunggu
R4 putra
detail
 DKI Jakarta  Jawa Timur  Banten
R4 putri
detail
 Banten  Jawa Barat  Sumatera Utara
R6 putra
detail
 Jawa Barat  Jawa Tengah  Jawa Timur
R6 putri
detail
 Banten  Jawa Tengah  Sumatera Utara

Head to head

Nomor Medali emas Emas Medali perak Perak Medali perunggu Perunggu
R4 putra
detail
 Kalimantan Utara  Banten  Jawa Barat
R4 putri
detail
 Kalimantan Timur  Banten  Lampung
R6 putra
detail
 Banten  Kalimantan Timur  Sumatera Utara
R6 putri
detail
 Jawa Barat  Banten  Jawa Timur

Slalom

Nomor Medali emas Emas Medali perak Perak Medali perunggu Perunggu
R4 putra
detail
 DKI Jakarta  Jawa Barat  Kalimantan Utara
R4 putri
detail
 Jawa Timur  Jawa Tengah  DKI Jakarta
R6 putra
detail
 Kalimantan Utara  Sumatera Utara  DI Yogyakarta
R6 putri
detail
 Kalimantan Timur  Sumatera Utara  Jawa Timur

Down river

Nomor Medali emas Emas Medali perak Perak Medali perunggu Perunggu
R4 putra
detail
 Jawa Tengah  Jawa Timur  Kalimantan Timur
R4 putri
detail
 Jawa Timur  Jawa Tengah  DKI Jakarta
R6 putra
detail
 Jawa Timur  Jawa Barat  Kalimantan Utara
R6 putri
detail
 Jawa Tengah  Jawa Barat  Nusa Tenggara Barat